Sabaruddin Sebut Jangan Dijadikan Sebuah Ajang Bisnis
Sabaruddin
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,BALIKPAPAN- Pemerintah Pusat
berencana akan mengeluarkan surat pemberitahuan tentang penghapusan syarat
antigen dan PCR bagi perjalanan domestik, baik udara, laut dan darat. Mendapat
respon positif dari Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle.
Menurut Sabaruddin Panrecalle, kebijakan
pusat itu memang seharusnya dihapuskan, karena tidak ada jaminan ketika sudah
booster maupun sebagainya. Bahkan masyarakat tetap saja bepergian.
"Oleh karenanya ini jangan dijadikan
sebuah ajang bisnis, yang mana pemerintah berbisnis kepada masyarakat,"
ucap Sabaruddin saat ditemui awak media, Rabu (9/3/2022).
Dikatakan, mereka sudah melalui skrining,
vaksin dua kali maupun Booster, tetapi tetap melakukan antigen atau PCR.
Sehingga langkah yang baik diambil dari pemerintah pusat untuk menghapuskan itu
sangat tepat.
"Karena tidak semuanya masyarakat kita
ini yang memang memiliki kapital yang banyak, dan dari awal teman-teman
menyampaikan pemerintah jangan berbisnis pada rakyatnya," tegasnya.
Dirinya menjelaskan, meski sudah dilakukan
penghapusan bagi perjalanan domestik, pemerintah pusat tetap memastikan masyarakat
melakukan vaksinasi dua kali maupun Booster, dan selalu memakai masker.
Ia pikir itu sudah sefty, di negara Asia,
Eropa dan Arab sudah tidak memberlakukan memakai masker. Tetapi apakah
Indonesia siap untuk menerima itu.
"Maka ada tahapannya, pastikan kita
sudah melalui skrining, dan pakai masker," terang politisi Partai Gerindra
Tidak hanya itu, fakta dilapangan sebagian
masyarakat masih tidak mau menggunakan Booster, menurut warga itu bukan jaminan
tidak terpapar covid, karena nyatanya yang booster juga masih bisa terpapar.
Jika pemerintah ingin menyakinkan booster
terealisasi secara maksimal, perlu adanya edukasi kepada masyarakat.
"Ketika sudah booster, pemerintah bisa
menyampaikan efek dampaknya, karena dilapangan selalu mengatakan tidak ada
acuannya. Inilah paradigma yang perlu diluruskan," ungkapnya. (rd/ari)